Open rekutmen smk negeri 2 tegal

Dalam rangka menjembatani lulusan sekolah dengan dunia industri, Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK berperan aktif dalam memfasilitasi perekrutan tenaga kerja bagi para siswa dan alumni, dalam hal ini BKK SMKN 2 Tegal turut berperan aktif mengentaskan tamatan. Melalui kerja sama yang baik dengan berbagai perusahaan, BKK SMKN 2 Tegal mewadahi penyaluran tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai.

Proses perekrutan diawali dengan dengan permintaan tenaga kerja dari perusahaan mitra yang meminta BKK SMKN 2 Tegal, dalam hal ini yaitu sebuh perusahaan sparepart manufaktur elektronik terkemuka di Cikarang, Bekasi, yang memproduksi komponen otomasi industri seperti relay, switch, sensor, timer, dan counter.

Selanjutnya, BKK melakukan sosialisasi informasi lowongan kepada siswa kelas akhir dan alumni melalui pengumuman resmi, media sosial, maupun kegiatan bimbingan karier. Informasi yang disampaikan mencakup kualifikasi, persyaratan, serta tahapan seleksi yang harus diikuti oleh calon pelamar. Pada perekrutan kali ini jumlah peserta yang mendaftar sejumlah 518 pelamar yang terdiri dari para Alumni dan Ijon (kelas XII) dari berbagai wilayah di sekitar Karesidenan Pekalongan, bahkan ada juga pelamar yang dari Cilacap.

Para peserta yang berminat kemudian melakukan pendaftaran melalui BKK dengan melengkapi berkas administrasi seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah atau surat keterangan lulus, serta dokumen pendukung lainnya. Setelah melalui tahap seleksi administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti proses seleksi lanjutan yang diselenggarakan oleh perusahaan, seperti tes tertulis, wawancara, dan uji kompetensi serta medical check up atau yang biasa dikenal dengan istilah MCU. Pada hari yang telah ditentukan, tibalah para Canaker untuk meraih masa depan yang lebih baik, meski diguyur hujan tidak menyurutkan animo para Canaker.

Tes seleksi dimulai dari psikotest atau matematika dasar kemudian diumumkan oleh panitia mengenai peserta yang lolos. Selanjutnya kreaplin serta pengecekan tangan basah atau tidak, setelah selesai baru diumumkan siapa yang akan berangkat MCU di Cikarang. Setelah MCU dinyatakan lulus, proses selanjutnya adalah tes kesehatan Nafsa, jika lulus maka dilanjut dengan training selama 2 minggu untuk selanjutnya bekerja di perusahaan sparepart tersebut.

Pihak BKK juga memberikan pembekalan kepada peserta sebelum mengikuti seleksi, berupa pelatihan kesiapan kerja, etika wawancara, serta peningkatan keterampilan dasar yang dibutuhkan di dunia industri. Hal ini bertujuan agar lulusan memiliki kepercayaan diri dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi proses rekrutmen.

Melalui mekanisme ini, diharapkan lulusan SMK dapat terserap secara optimal di dunia kerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Di sisi lain, perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang terampil, disiplin, dan siap berkontribusi. Dengan demikian, peran BKK menjadi sangat penting dalam mendukung link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Melalui proses perekrutan ini, diharapkan perusahaan memperoleh tenaga kerja yang berkualitas dan mampu berkontribusi secara optimal dalam mencapai tujuan organisasi. Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak serta mengembangkan potensi diri di dunia kerja.

Semoga dengan adanya perekrutan ini bisa menjadi solusi mengurangi jumlah pengangguran yang ada di sekitar wilayah Tegal.